Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Berubah

Seandainya aku menulis ini di umur dua puluh awal, mungkin sudah banyak yang aku pikirkan. Bagaimana desain blognya? bagaimana pembacanya? bagaimana tulisannya? Oh, sekarang aku tidak seheboh itu lagi.. yang ada, aku menulis karena ingin mengeluarkan isi pikiranku, tidak kurang dan tidak lebih. Aku yang sekarang ini sudah jauh beda dengan aku barangkali 5 tahun yang lalu, benar rupanya, covid itu benar-benar mengubah semuanya, terkhusus hidupku, titik baliknya ada di covid. Hidupku tidak pernah sama lagi semenjak covid. Pada waktu itu, aku memiliki banyak waktu untuk merenungi hidupku sendiri, dan aku kemudian sadar ada sesuatu yang salah, tapi aku tidak tau apa. Aku coba menelisik satu per satu, tapi tidak secepat itu menemukan kesalahannya. Bahkan pada tahun ini pun, meskipun kali ini aku sudah mulai tau apa saja yang salah itu, tapi jelas belum beres. Satu hal pasti, aku sudah beda 180 derajat dari aku yang dulu. 

Sebuah awal

 Sebenarnya tidak ada yang spesial dari tulisan ini. Aku hanya merasa perlu untuk menulis lagi, aku rindu rutinitas yang kujalankan dulu. Aku sudah lama merencanakan ini, mungkin sekitaran setahun yang lalu. Tapi jujur, menjalani peran-peran baruku setahun yang lalu itu cukup menuntut banyak sampai aku lebih suka tidur daripada menulis sekalipun aku ingin. Aku berencana menulis hal-hal biasa saja disini. Namanya jurnal sebelum tiga puluh, harusnya kutulis saat aku berumur dua puluh tujuh, tapi jadinya kutulis saat umurku dua puluh delapan menuju ke dua puluh sembilan. Niatnya aku ingin mengabadikan pikiranku sebelum masuk klub tiga puluh. Niat lainnya, aku sudah bosan dengan banyak hal yang kulakukan. Sosial media terasa penuh dan bising sekali dengan berita-berita yang rasanya buatku overwhelmed tapi entah kenapa tanganku terus mengetik untuk mencari sesuatu tentang berita itu. Entah untuk apa. Entah karena apa. Tanganku seperti otomatis saja ingin kepo dengan segala berita-berita...